CERAI GUGAT DALAM KOMPILASI HUKUM ISLAM (Sebuah Analisis Fikih Indonesia)

  • Jasmani Jasmani

Abstrak

Perkawinan adalah sebuah hal esensial bagi kehidupan manusia. Islam sebagai agama langit telah mengaturnya secara rinci menjadi hukum normatif. Hukum tersebut telah menjadi panduan bagi perkawinan umat Islam dan segala ketentuan Islam yang terkait dengannya, misalnya perceraian. Indonesia telah mengadopsi hukum normatif ini ke dalam sistem hukum positifnya.

Kompilasi hukum Islam (KHI) telah menjadi hukum matril bagi Peradilan Agama berdasarkan Instruksi Presiden RI nomor 1 Tahun 1991. Di samping itu, Kompilasi Hukum Islam adalah hasil ijtihad monumental ulama Indonesia yang mencerminkan sebuah otoritas. Hal ini dibuktikan, Kompilasi Hukum Islam mengenal tiga bentuk perceraian atas inisiatif suami isteri, yaitu cerai talak, cerai gugat dan khulu’. Ini adalah khas Indonesia yang populer dengan sebutan “ Fikih Indonesia”. Sedangkan hukum fikih normatif hanya mengenal cerai talak dan khulu’.

Diterbitkan
2013-04-06
Bagian
Artikel