Kewenangan Mahkamah Konstitusi dalam Menafsir Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945

  • syawaluddin hanafi

Abstract

The Constitutional Court as a judicial institution plays an important role in enforcement of Indonesian law. The institution authority is to interpret the constitution. In accordance with its function, the institution is able to provide an interpretation, not only the juridical interpretation but also the theological or sociological interpretation, letterlijk (original intent), and historical interpretation. These interpretations are used to assess the presence of the law which is considered contrary to the 1945 Constitution of the Republic of Indonesia.

References

Azhary, Tahir, 1995, Negara Hukum Indonesia, Analisis Yuridis Normatif tentang Unsurunsurnya, UI Press, Jakarta. Aziz, Machmud, 2006, Aspek-Aspek Konstitusional Pembentukan Peraturan Perundangundangan, Jurnal Konstitusi, Volume 3, 3 September 2006. Falaakh, M. Fajrul, 2001, Skema Constitutional Review di Indonesia; Tinjauan Kritis, Jurnal Mimbar Hukum Nomor 38/I/2001. Hamidi, Jazim, 2005, Hermeneutika Hukum, UII Press, Yogyakarta. Hidayat, Arif, Penemuan Hukum melalui Penafsiran Hakim dalamPutusan Pengadilan, Jurnal Pandecta, Vol. 8, No. 2, Tahun 2013, hlm. 155 . Lihat juga dalam Sudikno Mertokusumo dan A.Pitlo, Bab-Bab Tentang Penemuan Hukum, Citra Aditya Bakti, Bandung, 1993. Hoesein, Zainal Arifin, 2009, Judicial Review di Mahkamah Agung Tiga Dekade Pengujian Peraturan Perundang-undangan, Rajawali Pers, Jakarta. Isra, Saldi, 2010, Pergeseran Fungsi Legislasi: Menguatnya Model Legislasi Parlementer dalam Sistem Presidensial Indonesia, Rajawali Pers, Jakarta. Isra, (et.all), Saldi, 2010, Perkembangan Pengujian Perundang-Undangan di Mahkamah Konstitusi (Dari Berfikir Hukum Tekstual ke Hukum Progresif), Padang dan Jakarta,Pusat Studi Konstitusi Fakultas Hukum Universitas Andalas dan Sekretariat Jenderal dan Kepaniteraan Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia. Lailam, Tanto, Penafsiran Konstitusi Dalam Pengujian Konstitusionalitas Undang-Undang Terhadap Undang-Undang Dasar 1945, Jurnal Media Hukum, Vol. 21, No. 1, Tahun 2014. Latief, Abdul, 2009, Fungsi Mahkamah Konstitusi: Upaya Mewujudkan Negara Hukum Demokrasi, Total Media, Yogyakarta. Mahfud MD, 2010, Perdebatan Hukum Tata Negara Pasca Amandemen Konstitusi, Rajawali Pers, Jakarta. Mahfud MD, 2009, Konstitusi dan Hukum dalam Kontroversi Isu, Rajawali Pers, Jakarta. Marzuki, Peter Mahmud, 2009, Pengantar Ilmu Hukum, Kencana Predana Media Group, Jakarta. Mason, Anthony, 1996, The Interpretation Of a Constitution in a Modern Liberal Democracy, dalam Charles Sampford (Ed.), Interpreting Constitutions Theories, Principles and Institution, , The Federation Press, Sydney. Mertokusumo, Sudikno, 2009, Penemuan Hukum Sebuah Pengantar, Liberty Yogyakarta, Yogyakarta. Natangsa Surbakti, 2010, Kembang Setaman: Kajian Filsafat Hukum, Muhammadiyah University Press, Surakarta. Palguna, I Dewa Gede, 2013, Pengaduan Konstitusional (Constitutional Complaint): Upaya Hukum terhadap Pelanggaran Hak-Hak Konstitusional Warga Negara, Sinar Grafika, Jakarta. Ranggawidjaja, Rosjidi, 1996, Wewenang Menafsirkan dan Mengubah Undang-Undang Dasar, PT. Citra Bakti Akademika, Bandung.
Soekanto, Soerjono, 1977, Pengantar Sosiologi Hukum , Bhratara Karya Aksara, Jakarta. Sutiyoso, Bambang, 2012, Metode Penemuan Hukum: Upaya Mewujudkan Hukum Yang Pasti dan Berkeadilan, UII Press, Yogyakarta. Syahputra, M. Yusrizal Adi, Penafsiran Hukum Oleh Hakim Mahkamah Konstitusi, Jurnal Mercatoria Vol. 1, No. 2, Tahun 2008. Thalib, Abdul Rasyid, 2006, Wewenang Mahkamah Konstitusi dan Implikasinya dalam Sistem Ketatanegaraan Republik Indonesia, PT Cira Aditya Bakti, Bandung. Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. (hasil amandemen 1999-2002).
Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2003 tentang Mahkamah Konstitusi
Published
2017-06-12
Section
Artikel